Pages

Rabu, 20 April 2011

Anjing Saja Peduli (Sosiologi)

Anjing saja punya kasih - how about us ???

Itulah judul dari postingan dari salah satu website yang saya dapatkan. Inilah isi dari website itu :

Anjing1_1

seekor anjing, berada di tengah jalan menjaga anjing lain yg mati karena tertabrak mobil, dengan menggunakan kakinya, anjing tersebut berusaha membangunkan temannya..

Anjing2_1

dia terus berusaha mendorong temannya yg telah mati ke sisi lain dari jalan, tetapi dia terlalu lemah untuk melakukan itu, ketika orang-orang mau menolongnya, dia menyalak, mengusir mereka yg mendekati temannya yg telah mati.

Anjing3_1

walaupun lalu lintas padat, dia tetap tidak mau menjauh dari sahabatnya.

Anjing4_1

banyak orang yg menyaksikan kejadian yang sangat mengharukan itu, bagaimana seekor anjing bisa menunjukan kesetiaan terhadap temannya

so.. kita yangg manusia bagaimana, ya ?

Cerita yang mengharukan, bukan begitu !?

Di website itu ditanyakan “so.. kita yang manusia bagaimana, ya ?”
Menurutku manusia pun bisa juga seperti ini, bagaimanapun juga manusia itukan derajatnya lebih tinggi dari binatang apapun didunia ini. Cuma beberapa manusia memang memilih nggak berbuat seperti itu. Kenapa ? Karena manusia punya akal pikiran, manusia pasti bisa mengatasi itu semua pake akal pikirannya.

Yang jadi pertanyaan sebenarnya adalah “apakah manusia akan peduli kalo liat ada binatang yang celaka karena tertabrak mobil ?”
Dicerita diatas saja sudah kelihatan, mobil yang nabrak anjing itu nggak berhenti buat nolongin anjing yang ditabraknya, kalau dia nggak menghargai nyawa dari binatang, bukan nggak mungkin dia juga nggak menghargai nyawa manusia yang lain.

Manusia sekarang sudah banyak yang menjalani hidup ini pakai akal pikirannya aja, pakai logikanya saja, sama sekali nggak pakai hati. Bukankah seharusnya kita sebagai manusia menggunakan akal pikiran kita untuk mendukung hati kita? Apa jadinya kalau semua manusia di dunia ini sudah nggak punya hati ? Apa jadinya kalau semua orang sudah nggak perduli dengan yang lain selain dirinya sendiri ?

0 komentar:

Poskan Komentar